Experiment Ekonomi Madaniyah di Gunsan - Korea

Library | 17 Jun 2026 04:15 AM
Stanford Social Innovation Review mengangkat studi kasus revitalisasi daerah dari Korea ke halaman utama global mereka.
Gunsan—kota yang ditinggalkan pabrik, lalu ditinggalkan juga oleh penduduknya.
Di kota ini, 26 tim entrepreneur muda berkumpul. Dalam 3 tahun, mereka membangun 502 layanan dan menghasilkan total lebih dari KRW 10 miliar.
Di balik mereka ada Underdogs.
Bukan sekadar memberi bantuan lalu pergi—mereka ikut tinggal dan membangun bersama para entrepreneur. Pendekatan ini disebut oleh SSIR sebagai model “Pacer.”
Hasilnya: ekosistem yang membuat talenta muda bisa menetap, berkolaborasi, dan sustain di daerah tersebut.
SSIR menekankan—ini bukan sekadar model distribusi funding. Ini tentang membangun “otot bertahan” agar entrepreneur benar-benar bisa survive di pasar.
Pendekatan ini bahkan dibandingkan dengan training K-pop: latihan intens sebelum debut yang membentuk performa di dunia nyata.
Bedanya, di sini pertumbuhan bukan tanggung jawab individu semata—tapi hasil kerja kolektif.
Pendekatan yang hands-on dan deeply embedded seperti ini mulai muncul sebagai standar baru dalam social innovation global.
Di era di mana pengalaman lokal bisa jadi benchmark global, eksperimen kecil pun sekarang punya potensi untuk menginspirasi dunia.
::>>>> https://www.instagram.com/p/DXsmIcjgDZJ
Sumber sampul: SSIR Global Wawasan eksekusi untuk pendiri underdog | @underdog_founders
