BlackBerry Comeback Jadi HP China Agustus 2025, Cek Spesifikasinya

Sains & Teknologi | 17 Jun 2025 12:05 PM
Jakarta, CNBC Indonesia - BlackBerry Classic Q20 yang dirilis pada 2014 silam sempat merajai pasar HP. Namun, kemunculan HP Android dan popularitas iPhone pelan-pelan menggerus dominasi BlackBerry.
Alhasil, BlackBerry akhirnya menyetop bisnis HP pada 2016 silam. Namun, muncul fenomena baru di kalangan Gen Z yang berbondong-bondong mengincar HP jadul, termasuk BlackBerry.
Hal ini dijadikan peluang oleh perusahaan China, Zinwa Technologies, yang siap membawa kembali BlackBerry Classic Q20 dengan perombakan internal.
Namanya juga diubah menjadi 'Zinwa Q25'. Rencananya, BlackBerry Classic Q20 hasil modifikasi itu akan meluncur pada Agustus 2025 mendatang, dikutip dari TechRadar, Selasa (17/6/2025).
Zinwa Q25 juga akan mengusung beberapa pembaruan hadrware, tetapi tetap mempertahankan komponen-komponen ikonik dari BlackBerry Classic Q20. Misalnya layar touchscreen 720x720, keyboard fisik, lampu notifikasi LED, hingga bingkai atau shell bagian luar.
Proyek Zinwa Q25 akan mengombinasikan form factor BlackBerry yang legendaris dan kapabilitas smartphone canggih masa kini.
Spesifikasi BlackBerry Classic Q20 Disulap Jadi Zinwa Q25
Zinwa Q25 mengusung chipset MediaTek Helio G99, RAM 12GB LPDDR4X, dan penyimpanan internal 256GB UFS 2.x.
Baterainya juga mengalami peningkatan dengan kapasitas 3.000 mAh. Kamera belakangnya beresolusi 50MP dan kamera depannya 8MP.
Zinwa Q25 berjalan dengan sistem operasi Android 13 yang terhitung lawas. Belum ada rencana untuk meningkatkannya ke Android 14 atau yang lebih baru.
Spesifikasi BlackBerry Classic Q20 Disulap Jadi Zinwa Q25
Zinwa Q25 mengusung chipset MediaTek Helio G99, RAM 12GB LPDDR4X, dan penyimpanan internal 256GB UFS 2.x.
Baterainya juga mengalami peningkatan dengan kapasitas 3.000 mAh. Kamera belakangnya beresolusi 50MP dan kamera depannya 8MP.
Zinwa Q25 berjalan dengan sistem operasi Android 13 yang terhitung lawas. Belum ada rencana untuk meningkatkannya ke Android 14 atau yang lebih baru.
( CNBC Indonesia )
