IMF dan Bank Dunia memulihkan hubungan dengan Venezuela.

Ekonomi | 17 Apr 2026 03:44 AM
IMF dan Bank Dunia telah melanjutkan keterlibatan formal dengan Venezuela.
Langkah ini semakin melegitimasi pemerintahan sementara negara Amerika Latin tersebut dan membuka jalan bagi dukungan keuangan.
Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah melanjutkan hubungan dengan Venezuela setelah jeda tujuh tahun karena masalah pengakuan pemerintah.
Hubungan negara Amerika Latin itu dengan lembaga keuangan tersebut runtuh pada tahun 2019 ketika IMF mengakui oposisi, yang mengendalikan parlemen, sebagai pemerintah yang sah.
Apa kata IMF dan Bank Dunia?
Dalam beberapa hari terakhir, IMF melakukan jajak pendapat kepada anggotanya mengenai apakah mereka menganggap Presiden sementara Delcy Rodriguez sebagai pemimpin sah Venezuela.
"Dipandu oleh pandangan anggota Dana Moneter Internasional yang mewakili mayoritas dari total kekuatan suara IMF, dan sesuai dengan praktik yang telah lama berlaku, Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva hari ini mengumumkan bahwa IMF sekarang berurusan dengan Pemerintah Venezuela, di bawah pemerintahan Presiden sementara Delcy Rodriguez," kata IMF dalam sebuah pernyataan.
Grup Bank Dunia mengikuti langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka melanjutkan hubungan dengan pemerintah Venezuela di bawah Rodríguez.
Venezuela telah menjadi anggota Bank Dunia sejak tahun 1946. Menurut pernyataan Bank Dunia, pinjaman terakhir negara itu adalah pada tahun 2005.
Apa artinya ini bagi Venezuela?
Pemulihan keterlibatan formal membuka jalan bagi penilaian penuh IMF terhadap ekonomi Venezuela dan selanjutnya dapat membuka pendanaan miliaran dolar melalui hak penarikan khusus (SDR) yang dibekukan.
Pengakuan kelembagaan ini juga dapat meredakan kekhawatiran di antara investor swasta asing yang ragu-ragu untuk berinvestasi di negara yang sedang mengalami kesulitan ekonomi ini.
"Kami telah melanjutkan perwakilan Venezuela di organisasi internasional ini... kami menormalisasi semua proses yang melibatkan hak-hak Venezuela di organisasi tersebut," kata Rodriguez dalam pidatonya di televisi pemerintah Venezuela.
"Ini adalah langkah yang sangat penting bagi ekonomi Venezuela," tambahnya, seraya mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, di antara yang lain, atas bantuan mereka dalam menormalisasi hubungan dengan IMF.
Langkah pada hari Kamis ini terjadi setelah pemerintahan Trump pada bulan Januari menggulingkan Presiden Nicolas Maduro pada tanggal 3 Januari, dengan pasukan AS melakukan serangan di ibu kota Venezuela, Caracas.
Sejak saat itu, AS telah bekerja sama dengan Rodríguez. Washington juga secara aktif berupaya memperluas kehadiran AS di sektor minyak dan pertambangan Venezuela.
Simak Video ini :
World Largest Oil Deposit :
style="width:100%; max-width:560px; aspect-ratio:16/9; border:none; align=middle; allowfullscreen>
